Perpustakaan Bioteknologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Optimasi produksi protein rekombinan Human interferon α-2a fusi dan non fusi yang diproduksi dalam Pichia pastoris

No image available for this title
Protein Interferon α-2a manusia (hIFNα-2a) merupakan protein sitokin yang banyak digunakan sebagai obat hepatitis dan terapi kanker. Teknik fusi protein hIFNα-2a menghasilkan produk degradasi akibat adanya aktivitas protease, sehingga perlu dilakukan analisis factor pertumbuhan dan produksi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan kondisi optimum produksi meliputi perlakuan media, waktu, suhu inkubasi serta konsentrasi induksi methanol untuk menghasilkan konsentrasi protein hIFNα-2a yang lebih tinggi pada Pichia pastoris. Metode analisis hasil optimasi menggunakan western blot, kemudian dilanjutkan dengan produksi protein pada semua kondisi optimum dan dipurifikasi dengan kromatografi afinitas, dikarakterisasi dot blot, SDS-PAGE dan dilakukan pengukuran konsentrasi protein. Produksi protein hIFNα-2a fusi dan non fusi didapatkan optimal pada media BMGY-BMMY dengan penambahan inhibitor protease dan induksi methanol dengan konsentrasi 1.5 % v/v pada suhu inkubasi 30°C selama 72 jam. Konsentrasi optimal protein hIFNα-2a fusi sebesar 3.97 mg/L dan konsentrasi protein hIFNα-2a non fusi sebesar 47.64 mg/L.. (Elly, tgl 16-1-2018)
Ketersediaan
BTK05243043.2:602 OPT pPerpus BiotekTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

043.2:602 OPT p

Penerbit

Departemen Biokimia, FMIPA-IPB : Bogor.,

Deskripsi Fisik

viii, 30 hal. : il.; 29 cm.

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

043.2:602

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain
Komentar

Pilih Bahasa

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.