Perpustakaan Bioteknologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan Peptida BioaktifYoghurt yang Diferementasikan dengan Lactococcus lactis Rekombinan : Skripsi

No image available for this title
Yoghurt merupakan pangan fungsional yang dipercaya punya efek terhadap kesehatan. Efek tersebut salah satunya dikaitkan dengan keberadaan peptide bioaktif hasil fermentasi susu oleh bakteri asam laktat. Lactococcus lactis rekombinan merupakan bakteri asam laktat yang dapat menghasilkan plantarisin. Plantarisin diketahui memiliki efek antimikroba dan telah diuji sebagai bahan pengawet pada beberapa jenis pangan. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antioksidan dan antibakteri yoghurt yang telah ditambahkan bakteri rekombinan L. lactis sebagai kultur starter. Selain itu juga untuk mengukur perubahan aktivitasnya setelah penyimpanan. Water soluble peptide extract (WSPE) yoghurt didapatkan dari hasil sentrifugasi dingin dan pemekatan dengan freeze dry. Kadar protein WSPE diukur terlebih dahulu dengan BCA kit sebelum dilakukan uji lanjutan. Yoghurt D hasil penyimpanan dengan total protein 5.226 mg/mL memiliki aktivitas antibakteri paling baik dengan zona bening 6.5 mm dan aktivitas antioksidan 20.11%. Hasil konfirmasi protein dengan trisin SDS-PAGE menunjukkan telah terjadi hidrolisis protein α-S2kasein (25.76 kD) pada sampel WSPE yoghurt D segar maupun penyimpanan

Yoghurt as functional food is believed to contain some health benefits. The health effect of yoghurt is considered by the release of bioactive peptide from milk fermentation by latic acid bacteria. Recombinant Lactococcus lactis is one of plantaricin-producing lactic acid bacteria. Plantaricin has been known as an antibacterial agent and can be used as food preservative. This research aimed to examine antibacterial and antioxidant activity of yoghurt by adding recombinant Lactococcus lactis as starter. Moreover, the change during refrigerator storage is also measured. Water soluble peptide extract (WSPE) was obtained by coldcentrifugation of yoghurt, the water was removed by freeze drying. Protein content of WSPE was measured by BCA kit before futher analysis. Yoghurt D after coldstorage contained 5.226 mg/mL protein showing the best antibacterial activity with 6.5 mm clear zone and 20.11% antioxidant activity. Protein confirmation by tricine SDS-PAGE showed that α-S2cassein (25.76 kD) from WSPE yoghurt D fresh and referigrator storage had been hidrolized.

Entri oleh Ahmad S.S. (7/11/18)
Ketersediaan
BTK05326043.2 637.146 AGU aPerpus Biotek (Ruang staf)Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

043.2 637.146 AGU a

Penerbit

Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IPB : Bogor, Indonesia..,

Deskripsi Fisik

28 hal. : ill.

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

NONE

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
    Komentar

    Pilih Bahasa

    Advanced Search

    License

    This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.