No image available for this title

Publikasi Staf Biotek

STATUS DAN PROSPEK PUPUK HAYATI LIPI, APLIKASINYA DALAM MENUNJANG PERTUMBUHAN TANAMAN



Swasebada pangan merupakan program pemerintah yang dicanangkan sejak tahun 2011. Prioritas pangan nasional yakni padi, kedelai, jagung, cabai, kentang, bawang dan tebu merupakan target pemerintah yang ingin dicapai agar kebutuhan pangan secara nasional dapat terpenuhi. Hal yang menentukan keberhasilan program tersebut cukup kompleks, namun salah satu diantaranya adalah kebutuhan pupuk. Saat ini program usaha tani di Indonesia didominasi oleh kebutuhan akan pupuk anorganik khususnya nitrogen, fosfat dan kalium. Penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan lahan pertanian akibat terjadinya akumulasi residu pupuk kimia dalam tanah. Hal ini tentunya membahayakan kehidupan manusia dikarenakan manusia akan secara tidak langsung mengkonsumsi pangan yang tidak sehat. Sejalan dengan pertambahan penduduk yang saat ini sudah mencapai 250 juta orang, kebutuhan akan sumber pangan juga meningkat. Untuk menyediakan pangan yang sehat maka diperlukan peningkatan pangan menggunakan pendekatan teknologi hijau dan salah satunya adalah pupuk hayati. Penelitian pupuk hayati semakin diperlukan sebagai solusi untuk meningkatkan kesuburan lahan, produktivitas, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dan menjawab tantangan kerusakan ekologi. LIPI telah memiliki sejumlah hasil penelitian berupa produk pupuk hayati yang dikenal dengan nama Beyonic LIPI. Beyonic merupakan produk unggulan LIPI sebagai hasil riset yang siap untuk dimasyarakatkan. Saat ini beberapa di antara produk Beyonic-LIPI diikutsertakan pada kegiatan Komite Inovasi Nasional ( KIN ) yang dikordinasi oleh Badan Litbang Pertanian. Tujuan kegiatan ini adalah agar pupuk hayati LIPI dapat teruji dan tersertifikasi sehingga siap untuk disebarluaskan kepada masyarakat petani secara nasional. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa pupuk hayati LIPI terseleksi untuk dapat digunakan dalam pertanian tanaman pangan prioritas nasional dan sekaligus dapat digunakan untuk memperbaiki kerusakan lingkungan. (Ludya/Pustakawan)


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Seminar Nasional Hasil Penelitian Unggulan Bidang Pangan Nabati. Bogor, 25 September 2014.
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
35-42 hal.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this