Image of Verifikasi molekuler metode sexing sperma sapi dengan kolom BSA (Bovine Serum Albumin)

Publikasi Staf Biotek

Verifikasi molekuler metode sexing sperma sapi dengan kolom BSA (Bovine Serum Albumin)



Penentuan jenis kelamin anak sapi merupakan salah satu langkah strategis dalam perkembangan teknologi inseminasi buatan. Metoda pemisahan spermatozoa pembawa kromosom jenis kelamin betina (X) atau jantan (Y) dengan kolom BSA telah menghasilkan keberhasilan kesesuaian jenis kelamin anak sapi yang di lapangan sebesar 76 persen sampai 89 persen. Tujuan dari penelitian ini ialah memverifikasi hasil pemisahan sperma pembawa kromosom X dan kromosom Y dengan metode kolom BSA (Bovine Serum Albumine) secara molekuler. Sperma sexing sapi Simmental yang telah dipisahkan kromosom X dan Y dengan kolom BSA 5 persen (sperma X) dan 10 persen (sperma Y), diuji kualitas sperma secara mikroskopis meliputi parameter motilitas, viabilitas dan abnormalitas sperma. DNA sperma pada masing-masing kolom (5 persen atau 10 persen) diekstrasi menggunakan metoda spin-column dan kemudian diamplifikasi menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan design primer gen Sex-determining Region Y (SRY) yang berada pada daerah kromosom Y dan gen autosomal GADPH (Glyceraldehyde 3-phosphate dehydrogenase) pada daerah HMG Box (High Mobility Group Box). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motilitas sperma X dan Y sebesar 60-70 persen, viabilitas sperma X sebesar 76,9-80,1 persen dan sperma Y sebesar 75,5-77,7 persen, sedangkan abnormalitas sperma X sebesar 6,4-7,6 persen dan sperma Y sebesar 5,2-5,5 persen. Hasil pemisahan sperma pada kolom BSA konsentrasi 10 persen dan sperma yang tidak disexing (kontrol), terverifikasi adanya 2 pita yaitu gen SRY (318 bp) dan GAPDH (415 bp). Hal ini menunjukkan bahwa pada kolom BSA 10 persen terdapat lebih banyak sperma Y. Hasil pada kolom BSA 5 persen, hanya terdapat 1 pita GAPDH (415 bp), menunjukkan sperma pada kolom tersebut adalah sperma X. Hasil ini menunjukkan bahwa sexing sperma sapi dengan metoda kolom BSA 5 persen dan 10 persen, dapat terverifikasi secara molekuler memisahkan sperma sapi pembawa kromosom X dan Y yang diuji dengan menggunakan metode duplex PCR.

(Ludya/Pustakawan)


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
Vol. 3(1): 241-245.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2407-8050
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this